Postingan

Menampilkan postingan dengan label Artikel

Bahtera yang Kandas

Gambar
Rasanya, tidak ada manusia waras yang menghendaki perceraian dalam keluarganya. Begitu banyak dampak negatif yang ditimbulkan dari peristiwa ini; kekerabatan yang putus, trauma psikologis yang dalam, anak-anak yang menjadi korban, tudingan miring masyarakat sekitar, hingga hilangnya rasa percaya diri. Pada beberapa kasus malah berakhir tragis karena didera keputusasaan berkepanjangan. Namun, mewujudkan keluarga yang nyaman, dipenuhi cinta dan kasih sayang (sakinah, mawaddah wa rahmah) di jaman seperti ini juga semakin sulit saja. Seperti membangun istana pasir yang indah namun mudah hancur karena pondasinya yang rapuh. Banyak keluarga modern yang gemerlap dalam penampilan, indah dalam penglihatan, namun kehilangan visi dan arah perjalanan. Jiwa-jiwa mereka hampa dan merana. Pencapaian materi tidak bisa memenuhi kebutuhan akan kenyamanan batin mereka.

Merayakan Kemenangan Tapi Salah Langkah

Gambar
Kata ‘’lebaran’’ sangat identik dengan suatu perayaan yang bersifat religious, tentunya bagi kaum muslimin sendiri. Setalah sekian lama berpuasa akhirnya datang juga hari yang dinanti. Menurut sebagian orang, kata ‘’lebaran’’memiliki arti kembali suci, dan juga disebut hari kemenangan. Sejak jauh-jauh hari kita memikirkan planning apa yang ingin kita lakukan atau kita laksanakan, ada yang pulang ke kampung halaman untuk silaturohim, adapula yang hanya di rumah menyambut kedatangan sanak saudara, kerabat serta tetangga yang datang bersilaturahim. Itu semua boleh-boleh saja asal tidak melanggar etika-etika agama yang berlaku, seperti batas pergaulan antara pria dan wanita, yakni larangan bercampurnya antara mereka,. Akan tetapi realita yang ada, hal tersebut justru dianggap sebagai perbuatan biasa, bahkan dianggap perilaku yang modern. Namun bagi seorang yang mu’min ada hal yang harus lebih di perhatikan ketimbang membuat planning yang kurang jelas, apalagi yang tidak begitu haru...

Hidayah Lambat Karena Adat

Gambar
Ilustrasi  Allah tidak pernah terlambat memberikan hidayah. Allah Mahatahu, kapan waktu yang paling tepat untuk menurunkannya. Sebagaimana Allah juga Mahatahu, siapa yang layak didahulukan atau diakhirkan hidayahnya, atau bahkan yang tidak layak memperolah secercahpun hidayah dari-Nya. Jikalau ada yang diperlambat datangnya hidayah, bukan karena Dia kikir atau pelit, sungguh Dia Maha Penyayang lagi Maha Pemurah. Keterlambatan, atau bahkan terhalangya seseorang dari hidayah itu disebabkan oleh ulah dan sikap manusia dalam menerima dan menyambutnya. Atau dominasi hawa nafsu yang menguasai diri, sehingga menampik datangnya hidayah. Baik hidayah Islam secara global, ataupun hidayah  tafshil  (yang rinci), berupa menjalankan berbagai perintah, dan menjauhi segala hal yang dilarang oleh Allah.

Di Antara Tanda Dekatnya Kiamat, Gempa Bumi Semakin Marak

Gambar
Oleh: Badrul Tamam Al-hamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan berbagai nikmat kepada kita. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, keluarga, dan para sahabatnya. Gempa bumi dengan skala yang besar sering terjadi pada tahun-tahun terakhir ini. Banyak korban jiwa karenanya. Kerugian materi juga tidak sedikit. Bahkan kehidupan masyarakat yang menjadi korban juga terlihat memprihatinkan.

Shalat Adalah Tiang Utama Islam

Gambar
Kita meyakini bahwa shalat merupakan tiang utama bangunan Islam dan rukunnya yang kedua sesudah dua kalimat syahadat. Allah telah mewajibkannya bagi hamba-hamba-Nya lima kali dalam sehari semalam. Siapa yang melaksanakan dengan semestinya, ia akan mendapat nur (cahaya), keselamatan, dan petunjuk pada hari kiamat. Sebaliknya, siapa yang sengaja meninggalkannya karena menentang kewajibannya, sungguh ia telah kafir. Sedangkan yang meninggalkannya karena menganggapnya remeh, maka vonis kafir terhadapnya merupakan ranah ijtihad. Perintah mendirikan shalat dalam Al-Qur’an sangat banyak. Bahkan menjadi perkara yang sudah sangat maklum dalam dien berdasarkan banyaknya dalil-dalil yang menyebutkannya.

Negeri Ini Belum Merdeka!

Gambar
By: Ria Fariana Bulan Agustus adalah bulan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan, katanya. Di setiap sudut kota, kampung dan kelurahan dihias sedemikian rupa dengan warna dominan merah dan putih sebagai simbol bendera bangsa. Lampu-lampu dipasang warna-warni menyemarakkan suasana. Di hari H nanti tepat tanggal 17 Agustus, biasanya banyak orang memakai baju daerah suku masing-masing dan juga pakaian sesuai dengan profesi cita-cita para murid-murid. Ada yang memakai kostum dokter, insinyur, pilot, dll. Upaya untuk memperingati pun dilakukan dengan berbagai cara mulai dari lomba makan kerupuk hingga panjat pinang dan tangkap belut. Malamnya digelar tumpengan syukuran dan biasanya disertai musik hingar bingar untuk merayakan hari kemerdekaan RI. Tapi untuk tahun ini, semua hingar bingar itu kemungkinan berkurang karena bertepatan dengan bulan Ramadhan. Melihat fakta-fakta tersebut, kita jadi patut bertanya neh, benarkah kita sudah merdeka? Itu pertanyaan awal ...

Pahami Bacaan Shalatmu, Semoga Mendapat Kekhusyu'an

Gambar
Memahami bacaan shalat serta merenunginya merupakan salah satu jalan untuk meraih kekhusyu'an. Bahkan menjadi salah satu jalan utamanya. Rasanya sangat sulit sekali bagi orang yang jahil terhadap makna-makna yang dibacanya dari Al-Qur'an dan dzikir-dzikir dalam shalat untuk mendapatkan kekhusyu'an. Hal sebagaimana yang disebutkan oleh Muhammad Shalih al-Munajid dalam 33 Sababab Lil Khusyu' Fish Shalah, pada urutan ke empat. Dalam bagian ini, Syaikh Al-Munajid menganjurkan bagi orang yang melaksanakan shalat untuk memahami bacaan Al-Qur'an yang dilantunkan dalam shalat. Lalu beliau menunjukkan cara untuk memahami Al-Qur'an, yaitu dengan memperhatikan tafsir Al-Qur'an sebagimana yang dikatakan oleh Ibnu Jarir rahimahullah , 

Sepak Bola, Piala Dunia Dan Gerakan Dajjalisme

Gambar
oleh: Ruyatna Al-Bantany “Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu” (Qs Al-Hadid: 20) Protokol Zionis versi Rothchild menyebutkan “Konspirasi akan membakar semangat rakyat hingga ke tingkat histeria. Saat itu rakyat akan menghancurkan apa saja yang kita mau, termasuk hukum dan agama. Kita akan mudah menghapus nama Tuhan dan susila dari kehidupan” Dalam waktu tidak lama lagi ruang publik kita akan disuguhi tontonan akbar seputar perhelatan sepakbola sejagat yang akan meramaikan dan menghiasi layar kaca di rumah kita,  dan b...

Membongkar Kesesatan Doraemon, Dragon Ball, dan Sincan

Gambar
Anak-anak ibarat 'kertas putih' yang dapat dituliskan apa saja pada dirinya. Pada masa anak-anak, apa saja yang dilihat dan didengar dapat membekas di dalam sanubarinya yang masih polos, jika telah terukir di dalam hatinya, akan tergambar dan tersalurkan jika kelak mereka menjadi dewasa. Tidak dipungkiri lagi, banyak beredar kisah-kisah menarik yang dikemas sedemikian rupa agar disukai anak-anak; kebanyakannya termasuk kisah-kisah fiktif yang dibumbui dengan cerita-cerita kebohongan, syirik, kebobrokan akhlaq, dan gambar bernyawa.

Pacaran Berkedok Ta'aruf Makin Marak di Dunia Maya

Gambar
BELAKANGAN ini ta’aruf mengalami penyempitan makna. Bahkan dalam praktiknya, banyak yang mengidentikkan ta’aruf dengan pacaran. Salah satu penyebabnya adalah maraknya ta’aruf yang dilakukan oleh para ikhwan maupun akhwat di dunia maya. Padahal, sejatinya yang mereka lakukan itu adalah pacaran berkedok ta’aruf, karena dalam aksinya, tiada lagi hijab dalam interaksi bagi akhwat dan ikhwan bukan mahram, seakan bebas landas, curhat di jejaring sosial facebook, hujat-hujatan. Itulah pacaran terselubung dengan membawa topeng ta’aruf. Ikhwan-ikhwan yang menggunakan profil islami tak pernah kehabisan ide dalam melegalkan pacaran. Jika orang-orang yang tidak membawa agama berani terang-terangan mengatakan pacaran, tapi tidak dengan pemuda pemudi yang berciri khas agama, mereka berpacaran dengan embel-embel ta’aruf.

Ingin Dekat kepada Allah, Bagaimana Caranya?

Gambar
“Sebenarnya aku ingin dengan Allah, tapi aku tak tahu bagaimana caranya. Aku tidak punya kemampuan untuk itu.” Demikian komentar banyak remaja dan pemuda muslim yang penulis dengar ketika berinteraksi dengan mereka. Atau ada dari mereka yang mengungkapkan, “Terkadang aku bisa merasa dekat dengan Allah ketika aku banyak menghabiskan waktu dengan teman-teman shaleh yang dapat mempengaruhiku. Namun tatkala mereka tidak lagi dekat dengan diriku, maka aku pun menjauh dari Allah.”

Cintai Nabi yang Salah Kaprah

Gambar
Mencintai Nabi shallallahu 'alaihi wasallam termasuk ushul iman (pokok keimanan) yang bergandengan dengan cinta kepada Allah 'Azza wa Jalla . Allah telah menyebutkannya dalam satu ayat dengan menyertakan ancaman bagi orang yang lebih mendahulukan kecintaan kepada kerabat, harta, negara serta lainnya daripada cinta kepada keduanya. قُلْ إِن كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ اللّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُواْ حَتَّى يَأْتِيَ اللّهُ بِأَمْرِهِ " Katakanlah: "Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan ke...

Diterimakah Amal Ibadah Kita….?

Gambar
Sedang mengambil... Gambar gagal dimuat. “Berbuatlah kebaikan disetiap kesempatan, Jika tidak menemukan kesempatan, cukup temui saudaramu dengan wajah ceria. Tidak harus menunggu kaya raya tuk jadi dermawan. Jika belum bisa membangun masjid, bisa bantu sapu lantainya” (nasehat seorang sahabat) Suatu saat nabi Muhammad SAW didatangi oleh istri seorang sahabat yang baru saja meninggal dunia. Istri sahabat tadi menceritakan penggalan-penggalan kalimat yang diucapkan oleh suaminya menjelang sakaratul maut. Suaminya menjelang sakaratul maut itu mengucapkan kalimat-kalimat yang tidak lengkap dan sukar dimengerti oleh yang mendengarnya.

Bergantung Kepada ALLAH

Gambar
Sedang mengambil... Gambar gagal dimuat. "Manusia yang paling celaka adalah orang yang bergantung kepada selain Allah." (Ibnu Qayyim al-Jawziyah dalam Madarijus Salikin, 1/458) Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhariy dan Imam Muslim dinyatakan bahwa Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wasallama. menyebut tujuh golongan manusia yang akan mendapatkan naungan Allah pada hari Kiamat. Pada hari itu tiada naungan selain naungan-Nya. Di antara mereka yang tujuh itu adalah: وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ بِالْمَسَاجِدِ "… orang yang hatinya tergantung di masjid-masjid."

BermaksiatDengan Niat IBADAH

Gambar
Sedang mengambil... Gambar gagal dimuat. Kita sering mendengar bahwa semua aktivitas kita, selain amalan yang termasuk ibadah mahdhah, bisa bernilai ibadah jika disertai dengan niat. Makan, minum, tidur, jalan-jalan, mengobrol, dan semua perkara mubah lainnya bisa mendatangkan pahala bagi kita. Lantas bagaimana jika seseorang berbuat maksiat dengan niat beribadah kepada Allah? Dalam hal ini orang-orang yang mengaku sebagai umat Nabi Muhammad saw. terkelompokkan menjadi tiga.